Jumat, Oktober 01, 2010

Penambahan Frekuensi 3G Dari XL

PT. XL Axiata Tbk (XL) menambah jaringan frekuensi 3G untuk meningkatkan kapasitas layanan data dan Internet bagi pelanggannya. Pada September 2010, pemerintah telah memberikan tambahan alokasi frekuensi 3G pada perseroan ini sebesar 2x5 MHz. Dengan tambahan frekuensi tersebut, total frekuensi yang dimiliki XL saat ini menjadi 2x10 Mhz 3G carrier (1960-1970 MHz/2150-2160 MHz).

"Dengan tambahan frekuensi 3G tersebut, di mana posisi frekuensinya bersebelahan, akan memungkinkan bagi XL untuk memanfaatkan kapasitas bandwidth secara lebih optimal," kata Hasnul Suhaimi, presiden direktur XL Axiata, melalui keterangan pers, Jumat 1 Oktober 2010. "Ke depan, dari sisi pelanggan, mereka akan mendapatkan kenyamanan yang lebih baik melalui kemudahan koneksi layanan broadband berbasis 3G dengan kecepatan lebih tinggi," tuturnya.

Bagi XL, Hasnul mengatakan, penambahan frekuensi 3G merupakan tahapan menuju implementasi teknologi 4G di Tanah Air. "Namun, karena implementasi teknologi 4G di Indonesia masih memerlukan banyak waktu, baik di sisi regulator maupun ketersediaan perangkat di pasar, kami perlu mengantisipasinya dengan menambahkan frekuensi baru 3G," ujar Hasnul.

Kualitas Layanan 3G dari XL Axiata. Logo baru XL Axiata. Berita terbaru tentang XL 3G.

Sebelumnya, frekuensi 3G yang dimiliki XL adalah 2x5 MHz, yang dimiliki sejak 2006. Pemerintah sejak 2009 telah memberikan kesempatan kepada operator, termasuk XL untuk menambah frekuensi 3G.

Sejauh ini, layanan Internet 3G XL dapat diakses di kota-kota besar di 28 provinsi Indonesia. Hingga semester I-2010, jumlah pelanggan XL telah mencapai 35,2 juta pelanggan, di mana 17 juta pelanggan di antaranya aktif menggunakan layanan data.

Layanan data XL didukung dengan ketersediaan jaringan infrastruktur base transceiver station (BTS) lebih dari 20.888 BTS (2G/3G) yang tersebar di seluruh Indonesia serta serta jaringan fiber optic yang membentang di sepanjang Pulau Jawa dan tersambung melalui jaringan kabel bawah laut ke Pulau Sumatera, Batam, Kalimantan, dan Sulawesi.


Sumber: VIVAnews

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts with Thumbnails